Tips Jika Ingin Melakukan Rumah Tumbuh

Tips Jika Ingin Melakukan Rumah Tumbuh

Interiorrumah.asiaTips jika ingin melakukan Rumah tumbuh itu memang sangat ribet karena tidak hanya dana kita juga akan menghancurkan yang sudah jadi. Namun kali ini Interiorrumah.asia akan memebrikan tips mudahnya dibawah ini.

Meskipun memerlukan waktu yang lama, dari segi pembiayaan konsep rumah tumbuh terbukti sangat efektif untuk mewujudkan rumah impian karena pembangunan rumah mengikuti jumlah anggaran yang tersedia. Namun dalam membangun rumah tumbuh, diperlukan perencanaan biaya dan tahapan pembangunan yang matang guna memperlancar proses pengerjaannya. Langkah dan aspek apa saja yang perlu kamu ketahui dalam pembangunan rumah tumbuh?

Tentukan skala pioritas pembangunan untuk setiap tahapan
Pada tahap pertama pembangunan rumah tumbuh, pioritaskan membangun ruang-ruang yang paling dibutuhkan. Kebutuhan akan ruangan bisa disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Pemilik yang baru menikah dan tidak memiliki anak bisa mengawali pembangunan rumah tumbuh dengan komposisi ruangan yang terdiri dari 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang tamu, ruang makan, dapur; dan lahan terbuka hijau. Keberadaan ruang terbuka dapat menjadi tabungan lahan untuk pembangunan rumah tumbuh di tahap selanjutnya. Sambil menunggu perbaikan kondisi finansial, ruang terbuka ini dapat difungsikan sebagai teras atau taman kecil. Pembangunan rumah tumbuh tahap selanjutnya dapat dilakukan dengan menambah ruangan, meningkatkan lantai, atau melengkapi komponen arsitektur tertentu, seperti memasang pagar di depan rumah. Pioritaskan juga area-area terbuka sebagai rongga bangunan di rumah tumbuh.

Tentukan arah perluasan bangunan
Penambahan massa bangunan pada rumah tumbuh memang dapat dilakukan baik secara horizontal maupun vertikal. Namun, sebaiknya dua jenis perluasan tersebut tidak dilakukan dalam satu tahapan langsung. Jika memang merumuskan pembangunan rumah tumbuh jangka panjang, tentukan perluasan apa saja yang dilakukan di setiap tahapan. Hindari juga kemungkinan terjadinya perubahan letak ruangan dan pembongkaran besar sehingga tidak merusak bangunan di tahap sebelumnya. Dalam tahapan lanjut pembangunan rumah tumbuh, kondisi eksisting bangunan sangat mempengaruhi pembangunan ruangan lainnya. Misalnya, jika ingin menambah lantai bangunan sedapat mungkin bangunan tahap awal telah menyediakan fondasi untuk lantai di atasnya.Desain atap mendatar dapat menjadi solusi untuk pembangunan rumah tumbuh secara vertikal sehingga tidak memerlukan pembongkaran atap secara menyeluruh.

Baca juga : Ingin Memiliki Rumah Sebelah Menara Eiffel Ini Harganya

Gunakan material yang mudah ditemukan di pasaran
Pastikan juga kamu menggunakan material bangunan yang seragam pada tiap tahap pembangunan rumah tumbuh. Jangan sampai bahan bangunan yang kamu gunakan di tahapan awal tidak lagi diproduksi saat kamu memulai tahapan pembangunan berikutnya. Karena pilihan material turut berpengaruh terhadap lamanya proses dan biaya pembangunan, pemakaian material ringan dan instan dapat mempercepat proses pembangunan rumah tumbuh. Baja ringan dapat digunakan untuk konstruksi bangunan dan atap. Untuk dinding, bata ringan dan gipsum bisa mempersingkat perancangan.Vinyl juga dapat menjadi pilihan untuk desain lantai cantik dengan pemasangan praktis.

Buat kalender kerja tahapan pembangunan
Molornya waktu pengerjaan rumah tumbuh dapat berakibat pada pengeluaran dana ekstra. Maka dari itu, setiap tahapan pembangunan rumah tumbuh perlu dilaksanakan dalam jangka waktu yang pasti. Namun, hindari pengerjaan yang terburu-buru. Alih-alih rumah impian cepat diwujudkan, pembangunan rumah tumbuh malah terhenti akibat kelalaian pemasangan. Dalam menentukan lama pengerjaan tiap tahapan, pertimbangkan juga masalah teknis yang mungkin terjadi. Pembangunan rumah tumbuh dapat dilakukan menjelang akhir musim hujan. Pada periode ini intensitas hujan kecil sehingga kondisi udara cenderung lembap. Hal ini menguntungkan proses konstruksi. Susunan bata untuk dinding lebih cepat merekat, proses finishing setelahnya juga jadi tidak terhambat.

Lakukan perhitungan biaya secara mendetail
Perhitungan biaya pembangunan rumah tumbuh harus mencakup pengeluaraan untuk material, upah tenaga ahli dan pekerja konstruksi, serta biaya perombakan bangunan. Namun faktor yang paling mempengaruhi besaran biaya adalah seberapa efesien material yang digunakan sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga pekerja. Karena pembangunan rumah tumbuh dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, perhitungkan juga kenaikan biaya akibat inflasi yang terjadi di tahapan selanjutnya. Selain penggunaan material efisen dan pembangunan yang tepat waktu, beberapa siasat memang bisa dilakukan untuk lebih meminimalisir biaya dalam pembangunan rumah tumbuh. Salah satunya dengan mengurangi sekat antar ruangan. Selain itu, trik ini pun efektif mempermudah proses perluasan lahan di tahap selanjutnya.

Mewujudkan rumah impian dapat dilakukan dengan menerapkan konsep rumah tumbuh. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, resiko yang menghambat pembangunan rumah tumbuh pun dapat dihindari.

Related posts