Tips Dan Trik Dekorasi Pastel Rumah ala Konsultan Interior Ditte Halide

Tips Dan Trik Dekorasi Pastel Rumah ala Konsultan Interior Ditte Halide

Interiorrumah.asia – Untuk membuat tampilan rumah lebih homey, warna-warna lembut pastel bisa kamu inkorporasikan dalam dekorasi. Biar bisa mengaplikasikan dekorasi pastel dengan tepat, yuk simak beberapa tips dekorasi pastel rumah dari Ditte Halide,

Untuk membuat tampilan rumah lebih homey, warna-warna lembut pastel bisa kamu inkorporasikan dalam dekorasi. Biar bisa mengaplikasikan dekorasi pastel dengan tepat, yuk simak hasil ngobrol Blibli Friends bareng Ditte Halide!

Ditte merupakan seorang konsultan interior rumah alias home stylist. Sejak remaja, perempuan lulusan kedokteran gigi ini sudah hobi mendekorasi kamar dan rumah. Coba aja intip akun Instagramnya @ditte_id, kamu bisa lihat cantiknya dekorasi rumah Ditte yang mengombinasikan warna pastel dengan dominan warna putih minimalis. Hasilnya, ruang keluarga terlihat apik dan hangat.

Penasaran kan gimana caranya? Yuk langsung cek tips-tips dekorasi pastel ala Ditte di sini!

Pertama-tama, apa kelebihan dekorasi warna pastel?

Sebelum memilih dekorasi pastel, tentunya kamu harus tahu dulu dong kenapa warna ini cocok menghias rumahmu. Menurut Ditte, setidaknya ada 3 kelebihan menggunakan warna pastel. Pertama, warnanya yang lembut dan minimalis bisa menonjolkan keindahan furnitur rumah. Selain itu, warna ini juga memberikan kesan yang menenangkan dan santai. Kamu bisa menggunakannya sebagai alternatif jika sedang bosan dengan warna putih.

Coba beragam cara memainkan dengan kartu dan menafsirkannya untuk mengamati teknik kerjanya. hai, lensa gr8, amat informatif, pertahankan fungsi baik.untuk bermain poker online ialah ente tak mampu memainkan sekenanya bandar poker online indonesia dan juga enggak dapat memainkannya sepenuhnya.

Kelebihan lain dari dekorasi bernuansa pastel adalah karena mudah diterapkan dengan berbagai konsep desain rumah, baik itu Skandinavia, shabby chic, vintage, sampai modern. Apapun tipe rumahmu, dekorasi pastel tetap bisa jadi pilihan tepat, lho!

Lalu, bagaimana tips dekorasi pastel rumah ala Ditte Halide? Cek langsung tips mudah berikut ini!

Baca Juga : Beberapa Desain Unik Rumah Para Artis Indonesia Yang Kece

1. Padukan dengan warna putih

Supaya dekorasi pastel di rumah tetap terlihat chic tanpa terkesan terlalu feminin, maka kamu perlu memadukannya dengan warna netral. Menurut Ditte, warna pastel paling pas dipadukan dengan warna putih.

“Misalnya, dinding rumah dicat putih, lalu kita tambahkan aksesoris berwarna pastel. Atau sebaliknya, jika dindingnya pastel, maka furnitur bisa berwarna dominan putih,” ungkapnya. Warna putih yang netral membuat perpaduan beberapa warna pastel dalam sebuah ruangan menjadi enak dipandang.

2. Jangan lupakan peran pencahayaan natural

Warna pastel yang lembut tidak akan tampak dalam ruangan yang minim pencahayaan. Solusinya, kamu bisa menambahkan banyak bukaan agar cahaya alami matahari bisa menerangi ruangan dan menonjolkan dekorasi pastel yang kamu miliki. “Kalau ingin menggunakan cahaya buatan, maka pilihlah yang warna putih, karena pencahayaan warna lain justru menyamarkan furnitur pastel kita,” ujar perempuan yang hobi traveling ini.

Salah satu cara menambah bukaan cahaya adalah dengan konsep ruangan semi-terbuka dan pemanfaatan kaca, seperti jendela dan pintu kaca. Hal ini juga bakal bikin rumahmu terlihat lebih lapang dan nggak sumpek, guys!

3. Padukan dengan motif menarik atau warna yang bold

Terlalu banyak warna kalem di rumah tentu akan terlihat membosankan. Karena itulah, Ditte menyarankan, “Jangan takut untuk menambahkan dekorasi dengan warna yang mencolok agar ruangan terlihat lebih semarak. Warna neon bisa dipilih sebagai pernak-pernik dalam ruangan, asal porsinya seimbang.”

Selain itu, lembutnya warna pastel juga bisa dibuat lebih hidup dengan menerapkan berbagai motif. “Nggak hanya polos, wallpaper atau bantal warna pastel pasti tampil lebih cantik dengan motif tertentu, seperti geometris dan floral,” kata Ditta. Tapi, jangan gunakan terlalu banyak warna berbeda ya, karena justru bisa bikin ruangan terlihat kacau.

Gimana guys? Dengan tips padu padan dekorasi pastel dari Ditte, pastinya kamu makin terinspirasi untuk mengaplikasikannya di rumah, bukan? Mulai dari furnitur berat seperti sofa, rak buku, hingga elemen kecil seperti hiasan dinding, kehadiran warna pastel yang lembut akan membuat setiap ruangan terasa homey dan nyaman.

Jasa Desainer Interior Yang Semakin Diminati Pemilik Rumah Kecil

Jasa Desainer Interior Yang Semakin Diminati Pemilik Rumah Kecil

Interiorrumah.asia – Siapa yang tak ingin miliki tempat tinggal yang nyaman? Banyak yang berusaha menciptakan hal itu di rumah, termasuk menyewa jasa desainer interior. Tapi, masih banyak yang belum memahami kerja profesi ini.

CEO Dekoruma, Dimas Harry Priawan menyatakan desainer interior tak semata bekerja untuk mempercantik tempat tinggal atau ruang kerja. Lebih dari itu, profesi tersebut berfungsi sebagai pemberi solusi.

“Kalau mau cari inspirasi menata rumah, ya benar bisa dilihat di Instagram, Pinterest, atau media sosial lainnya. Tapi, value added desainer interior itu adalah problem solver,” kata dia dalam jumpat pers di Jakarta,

Dalam sepuluh tahun terakhir, Dimas melihat perbedaan dalam industri jasa desainer interior. Ia menyebut jasa desainer interior diperlukan baik oleh pemilik kediaman dengan luas lahan terbatas maupun rumah besar. Hal itu sangat berbeda dengan kondisi sebelumnya yang kebanyakan klien didominasi pemilik rumah gedongan.

Perbedaan tipe klien itu, kata dia, berdampak pada tuntutan yang berbeda. Mereka yang tinggal di lahan terbatas menuntut kenyamanan dengan menekankan pada pemenuhan fungsi maupun estetika. Di sini, desainer interior dituntut bisa menata ruang secara tepat dengan biaya yang efisien.

Sementara, klien dengan tempat tinggal yang luas atau yang lebih advance, lebih menuntut elemen bahagia dari desain yang dihasilkan. “Tentu definisi bahagianya macam-macam ya tergantung kliennya,” kata Dimas.

Baca Juga : Cara Desain Interior Rumah Korea Modern

Masalah Konsumen

Dalam merancang ruang, desainer interior akan berusaha mengakomodasi beragam kebutuhan penghuni. Segala detail, mulai dari warna cat, pemilihan perabot, desain flooring, hingga pencahayaan, akan diperhatikan demi mewujudkan keinginan pemilik rumah.

“Tentunya enggak asal cakep, tapi harus fungsional,” kata Dimas.

Tapi, klien kebanyakan tak ingin berhenti pada gambar di atas kertas saja. Banyak dari pengguna jasa meminta desainer mengerjakan proyek hingga berwujud. Namun, desainer seringkali kesulitan menentukan biaya atau memastikan vendor yang bisa mendukung.

“Kontraktor juga bingung. Akhirnya, mereka selalu naikin 10 persen dari perhitungan awal. Mereka enggak mudah menghitung waste, ujung-ujungnya konsumen harus bayar lebih mahal,” terang Dimas.

Ketidakefisienan itu, sambung dia, harus diatasi, yakni dengan membuat teknologi yang bisa menghitung kebutuhan lebih akurat.

“Sementara ini, software itu baru bisa diakses oleh desainer yang masuk dalam database kami, tapi ke depan kami ingin membuka untuk publik sehingga bisa dinikmati lebih banyak orang,” ujar Dimas.