Panduan Cara Mendesain Rumah Minimalis

Panduan Cara Mendesain Rumah Minimalis

Interiorrumah.asia – Kehadiran desain minimalis di tengah masyarakat modern kian digandrungi. Desain rumah minimalis yang mampu mengakomodir semua kebutuhan ruang secara sederhana dengan cerdik menjadi salah satu alasannya. Desain minimalis tidak melulu mengusung kesederhanaan semata. Sebenarnya, desain rumah minimalis berarti mengoptimalkan semua elemen arsitektural untuk mengakomodir semua kebutuhan penghuninya dengan fungsional dan nyaman. Jadi, desain rumah minimalis berarti menggunakan semua elemen yang sederhana dan terbatas untuk mendapatkan efek atau kesan yang terbaik.

Lalu, bagaimana cara mendesain rumah minimalis? Konsep yang pertama-tama harus dikedepankan adalah ‘sedikit tapi optimal’. Setiap elemen dalam rumah minimalis harus benar-benar berfungsi dengan efisien dan sebisa mungkin multi-fungsi. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai panduan cara mendesain rumah minimalis :

1. Bentuk dasar geometris sebagai karakter arsitektur minimalis
Desain rumah minimalis kerapkali mengoptimalkan bentuk-bentuk dasar geometris. Tidak ada hiasan dan penambahan bentuk yang tidak perlu. Tampilan bangunan secara keseluruhan lebih murni dan lebih minimal dengan bentuk-bentuk geometri yang lebih ‘simple’. Setiap bentuk yang ada menekankan pada hal-hal yang bersifat esensial dan fungsional.

Bentuk denah, bentuk massa bangunan, bentuk pintu, dan deret jendela yang kotak-kotak, mendominasi desain rumah minimalis.

2. Kesederhanaan yang dinamis
Setiap bentuk fungsional yang ada dipadukan dan dikombinasikan dengan harmonis untuk menciptakan kedinamisan. Walau memanfaatkan bentuk-bentuk dasar geometris dengan bahan-bahan sederhana, namun desain rumah minimalis mampu tampil dinamis dengan pengulangan struktur sebagai ciri khasnya.

3. Kesederhanaan yang indah dalam kesenggangan ékstrem
Ruang-ruang dalam desain minimalis sengaja diciptakan ‘kosong’ dan ‘senggang’ untuk mengapresiasi keindahan dari kesederhanaan elemen ruang yang ingin dijadikan ‘point of interest’.

4. Meniadakan dinding dan batasan ruang yang tidak perlu
Desain minimalis sengaja menghilangkan dinding pembatas antar ruang yang bisa disatukan fungsinya atau yang saling berkesinambungan. Keterbukaan hubungan antar ruang lebih diutamakan. Keterbukaan antara interior dan eksterior juga sangat kuat untuk menciptakan kedekatan ruang di dalam rumah dan area di sekelilingnya.

Baca Juga : Tips Desain Interior Kamar Tidur Anak

5. Dominasi garis vertikal dan horizontal
Garis vertikal dan horizontal sebagai bentuk dasar dua dimensi dan tiga dimensi, tampak pada hampir keseluruhan desain minimalis. Mulai dari bentuk massa bangunan, façade, pola ruang, bentuk ruang, desain furnitur, hingga ekspos strukturalnya.

6. Tampilan permainan geometri dengan warna monokrom yang senada
Permainan geometri dengan dominasi garis vertikal dan horizontal diperkuat dengan warna monokrom seperti putih, hitam, dan abu-abu untuk memperkuat karakter desain minimalis. Warna-warna monokrom ini mewakili konsep kesederhanaan yang mendasari warna cat rumah minimalis.

7. Sedikit ornamen bahkan tidak sama sekali
Keberadaan setiap elemen ditujukan untuk menampilkan esensi kesederhanaan yang berkualitas di dalam pemanfaatan bentuk dan bahan yang sederhana. Setiap ornamen yang ada benar-benar fungsional untuk menunjukkan ide kebebasan dan nilai-nilai dasar kenyamanan hidup. Ornamen-ornamen itu pun bukan hanya untuk estetika semata, tetapi untuk memperkuat karakter setiap elemen dan bahan pembentuknya.

Related posts